Sabtu, 27 April 2019
Pertemuan Kala Itu
Pertemuan singkat. . .
Yaah,,benar - benar singkat. Singkat sebagaimana setetes air membentuk radial di permukaannya. Benar hanya seperti itulah pertemuan kala itu. Meskipun hanya sesingkat itu, namun terpikir selayaknya ada sutradara yang membuat skenario tersebut terjadi. Entahlah. . .
Suatu hari tepat saat registrasi mahasiswa baru dibuka, aku menunggu dikantin sebuah fakultas kesehatan masyarakat sembari menunggu adikku yang sedang registrasi. Pagi itu selayaknya seperti pagi pagi sebelumnya,aku meminum secangkir kopi dan membunuh waktu dengan menelpon temanku.
Dari ratusan orang melewatiku yang sedang menikmati secangkir kopi pagi, entah kenapa seorang hadir dan duduk di depan mejaku sembari menyantap sarapan mie yang dipesannya tadi. Pikirku itu adalah sebuah hal biasa saja awalnya, namun degup jantungku sontak kencang ketika tak sengaja bias wajahnya terrefleksi di kornea dan tertangkap bayanganya pada retina mataku. Hmm. . .
Memang benar kata orang bahwa semakin bertambahnya umur, semakin sedikit lingkup teman dan orang yang kita kenal. Bahkan untuk mengajak berkenalan orang baru terasa sangat sulit, sangat sangat sulit.
Apa ini memang siklus dari hidup ? pikirku.
Setelah habis sarapannya bergegas dia pergi dan aku seperti kerasukan patung gajah mada, iya patungnya yang diam dan hanya mataku saja yang bergerak tanpa dapat bersuara untuk memanggilnya. Seakan logikaku tak berdaya saat itu.
Kita tak pernah tau, bagaimana rencana tuhan berjalan. Bagaimana tuhan mempertemukan seseorang dengan orang yang tepat. Kita hanya dapat berusaha senatural mungkin, dan dengan berdoa juga tentunya.
Begitu singkat bukan pertemuan kala itu, namun dari pertemuan itu hingga sekarang. Aku ingat benar bagaimana kejadian tersebut terjadi. Sudah cukup lama bahkan sekarang adikku sudah semester 3.
Mungkin semesta sedang berproses hingga dirasa cukup usaha dan doaku.
Kita tak pernah tau. . .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar